<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Mar 30, 2009
cahaya kehidupan

Cahaya Kehidupan

Manusia hidup di bumi dengan banyak fasilitas yang telah diberikan oleh sang Maha Pencipta, bisa dilihat dari apa yang ada pada diri manusia itu sendiri. Kadang manusia tidak menyadari bahwa semua fasilitas yang ada pada tubuh adalah milik Sang Pencipta. Akal, tangan, kaki, hidung, telinga, mata dan semua bagian tubuh yang menempel mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki adalah karya Sang Pencipta yang dititipkan kepada seorang manusia. Bila ada pertanyaan, Siapakah Anda? Yang mana diri  Anda? Lalu apa yang akan Anda tunjuk, apa Anda itu dada yang Anda tepuk atau kepala yang Anda usap. Ketahuilah bahwa jati diri Anda yang sebenarnya adalah sebuah ruh yang dibungkus balutan anggota tubuh.

Tuhan menganugerahkan manusia sebuah akal pikiran, dimana dengan akal pikiran tersebut manusia memilki kedudukan yang lebih tinggi dibanding makhluk Tuhan lainnya. Namun sayangnya akal pikiran tersebut sedikit sekali manusia gunakan untuk memikirkan bahkan sampai meneliti akan Apa yang telah Alloh ciptakan. Bila manusia perhatikan sungguh dalam diri manusia terdapat tanda-tanda kekuasaan Tuhan. Apakah manusia tidak memikirkan bagaimana dia diciptakan dari setetes sperma yang dipertemukan dengan sel telur, dari proses terbertuknya susunan hingga menjadi seorang bayi sungguh terdapat kekuasaan Sang Pencipta.

Sungguh pada bumi yang diselimuti langit terdapat tanda-tanda Sang Pencipta, yang mengatur tatanan bumi pada sebuah alam semesta. Sang Maha Pengatur menata bumi, matahari, bulan, bintang dan semua benda di alam semesta bergerak pada sebuah garis edar yang begitu sempurna perhitungannya. Pernahkah manusia menggunakan akalnya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Alloh pada pergantiaan siang dan malam, siapakah yang mengaturnya?Tuhan Semesta Alam.

Renungilah bagaimana sebuah tumbuhan tumbuh dari atas tanah lalu menghasilkan bermacam-macam buah-buahan. Disana terdapat tanda kekuasaan Tuhan Sang Maha Perancang, dari mulai hanya sebutir biji lalu tumbuh menjadi akar, batang , daun hingga menghasilkan buah. Siapakah yang membuatnya demikian? Sungguh manusia tidak akan mampu berbuat demikian. Terdapat tanda-tanda bahwa pada proses tumbuhnya tumbuhan tersebut adanya karya Sang Maha Pencipta.

Bila manusia mau merenung sejenak menggunakan akal pikirannya. Melihat bagaimana Tuhan mengatur semuanya, mengatur denyut jantung setiap manusia, mengatur pergantian siang dan malam, mengatur kadar garam di laut, mengatur bumi, bulan,matahari dan semua benda di langit untuk beredar pada garis edarnya masing-masing.Sungguh terdapat tanda-tanda kebesarannya bagi orang yang beriman.

Namun manusia terlalu sombong dengan akal pikirannya. Dia terlalu asyik dengan kesombongannya,seolah-olah apa yang terdapat pada dirinya termasuk akal pikirannya adalah miliknya. Manusia merasa sudah pintar, sudah mampu dengan apa yang telah dibuatnya, merasa bisa dan tidak perlu bergantung Kepada Sang Pencipta. Sungguh Tuhan Semesta Alam, Alloh SWT tidak bergantung kepada mahkluknya tetapi semua yang Dia Ciptakan Bergantung Kepada-NYA.

Oleh : Sandy

 

                                           

 


Posted at 04:40 am by sandy_jozer
Make a comment